RSS
Facebook
Twitter

Pengertian Seni Opera

Pengertian Seni Opera -Opera, bentuk kesenian gabungan antara seni drama, seni tari, seni musik, seni lukis (latar belakang pemandangan), dan seni rupa (pakaian, properti, dll). Lahir di Italia, opera lebih condong untuk dimasukkan

ke dalam bentuk seni musik. Jacopo Peri lah tonggak utama penggagas opera dari Italia, dengan karya nya "Dafne" yang dianggap sebagai komposisi opera pertama, walau belum terlacak tahun berapa diciptakan serta dipentaskan. Semenjak itu opera mulai berkembang luas ke eropa, banyak musisi klasik agung yang juga berlomba-lomba menciptakan opera seperti Mozart. Dan opera mencapai masa keemasannya pada zaman romantik oleh Verdi, Puccini, dsb.


jacopo peri

Dalam opera terdapat:

-Overture (pembuka)
-Nyanyian tunggal (aria, bel canto)
-Nyanyian paduan suara
-Nyanyian duet
-Nyanyian trio
-Recitative (setengah deklamasi)
-Tarian (Balet), dsb


Kebanyakan opera mengkisahkan komedi dan tragedi. Masuk akal jika opera dimasukkan ke dalam genre musik, karena setiap pemeran yang berbicara diharuskan untuk berbicara dengan cara menyanyikannya. Sehingga tampak jelas bahwa seni musik mendominasi di dalam opera.

Opera dibedakan menjadi beberapa bagian menurut temanya:

1. Opera seria, opera yang "serius" dan populer di eropa sekitar 1720-1770
2. Opera buffa, berkisahkan cerita-cerita komedi
3. Opera comic, ceritanya dramatis namun ringan dan biasanya dengan akhir yang bahagia, dsb

Opera mulai ditinggalkan ketika kamera dan perlengkapan lainnya ditemukan, yang menjadi alat bantu pembuat film yang bertemakan lebih bervariasi dan dapat dilihat dimana saja oleh siapa saja.

Baca juga: 

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Pengertian Seni Opera, semoga bermanfaat.



Artikel Terkait:

BERLANGGANAN ARTIKEL DI SINI

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  • TRANSLATE