RSS
Facebook
Twitter

Karikatur Dulu dan Kini

Karikatur Dulu dan Kini -Karikatur berasal dari bahasa italia caricare yang berarti berlebihan, sesuai artinya karikatur merupakan gambar yang melebih-lebihkan objek nya, contoh objek telinga orang yang aslinya sedang digambar menjadi sangat besar. Seperti apa sejarah karikatur yang lucu dan unik ini, berikut sejarahnya:


Abad Renaissance
Karikatur berasal dari Italia, saat itu karikatur bukanlah dipakai untuk disebar luaskan, melainkan hanya untuk guyonan di kalangan bangsawan abad 15-an (renaissance). Leonardo da Vinci juga menggambar sesuatu secara berlebihan hanya untuk guyonan dirinya sendiri dan teman-temannya, Carracci bersaudara diyakini sebagai seniman pertama yang karikaturnya populer, dan Annibale diyakini yang pertama menggunakan kata-kata ritrattini carichi (potret yang dilebih-lebihkan). Abad 16 karikatur sudah tersebar luas di Italiam dan menyebar ke eropa lewat pers populer di abad ke 17.
lembaran karikatur karya Carracci

Abad 18 dan 19
Di Inggris, karikatur baru tersebar di abad ke 18, dan di abad yang sama Perancis menjadi pusat karikatur yang baru. Namun karikatur yang tercipta di Perancis banyak yang mendapatkan kritikan karena terlalu menghina keluarga bangsawan. Karikatur pun merambat ke media patung, gaya patung dantan (kepala saja) sangat populer, bentuknya yang mungil cocok untuk dipakai sebagai hiasan ujung tongkat, dsb.
Gargantua by Honoré Daumier
Berlioz dantan

Akhir abad 19
Karikatur sudah menyebar luas melalui pers eropa, pers eropa berlomba-lomba memuat karikatur. Karena pers yang berisi karikatur lebih laris dibaca para bangsawan ketimbang majalah lainnya.
Benjamin Disraeli, Vanity Fair

Awal abad 20
Karikatur tradisional banyak yang dimodifikasi menjadi bentuk-bentuk geometris, dan sedikit berbau abstrak. Di waktus yang sama seniman juga mulai menggambar karikatur dengan objek pemain teater, sehingga dijuluki karikatur teatris yang populer di Amerika.

291 no 1 p 1

Akhir abad 20
Di era ini karikatur politik mengalami "kelahiran kembali", objek yang diambil biasanya berbau perang Vietnam, kebudayaan pemuda, feminisme, dsb.
Levine american presidents

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Karikatur Dulu dan Kini, semoga bermanfaat.

Era Mode Dunia

Era Mode Dunia -Mode atau fashion secara harfiah berarti model pakaian, model pakaian di dunia saat ini terpangaruh dari eropa. Dari waktu ke waktu mengalami perubahan, yaitu sebagai berikut,

1. Mode medieval
Mode sebelum tahun 1900-an selalu terpengaruh dengan gaya eropa klasik di abad ke 16, pakaian di zaman ini cenderung terlihat besar dan tidak minimalis. Walaupun mode ini menyiksa pinggang wanita, namun pakaian ini terlihat sopan
mode medieval

2. Mode tahun 1910-1930
Pakaian yang sederhana dengan topi bundar bagi wanita dan topi baret bagi pria, kemeja yang digunakan saat kegiatan resmi adalah setelan jas yang sampai sekarang tidak mengalami perubahan
1910-1930topi bundar

3. Mode tahun 1940-1950
Pakaian berkerah bundar dan lebar dengan baju luaran banyak beredar di era ini, tetapi untuk mode pria masih sama dengan sebelumnya
1940-1950

4. Mode tahun 1970-1980
Mulai adanya pakaian bernuansa gothik yang dipopulerkan artis-artis seperti Madona, pakaian berbahan denim sangat populer sejalan dengan kepopuleran musik disko
gaya gothic

5. Mode tahun 1990-sekarang
Tiap negara memiliki tren tersendiri dan persepsi yang berbeda dalam berekspresi tentang mode. Selain sebagai suatu sistem penanda dari perubahan budaya suatu kelompok tertentu, mode juga bisa digunakan dalam strata pembagian kelas, status, pekerjaan, kebutuhan, dsb. Paris, Milan, London, dan New York adalah kota yang dijadikan pusat mode dunia.
gaya sekarang

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Era Mode Dunia, semoga bermanfaat.







Teknik Melukis Umum

Teknik Melukis Umum -Jika kalian hobi melukis, pasti kalian harus mengetahui dasar-dasar dalam melukis, ternyata melukis pun ada macam-macam tekniknya. Mau tahu teknik apa saja? Berikut adalah 3 teknik dasar dalam melukis:

1. Teknik basah
Di teknik ini, kita diwajibkan untuk mengencerkan cat minyak dengan minyak khusus, setelah encer baru disapukan menggunakan kuas flat/rata. Kelebihan teknik ini adalah lebih mudah memblok warna dengan tampilan yang bersih dan berkilau serta hanya membutuhkan sedikit cat minyak, selain itu sisa cat di palet masih bisa dipergunakan lagi.

2. Teknik kering
Sesuai namanya, cat tidak diencerkan dengan minyak. Kuas nya pun juga harus dalam keadaan kering, sehingga disarankan untuk memakai kuas yang baru dikeluarkan dari dalam wadah kuas. Cocok untuk melukiskan sesuatu yang memiliki kesan volume dan keruangan. Kelebihan dari teknik ini ialah selain membentuk objek dan kesan keruangan, juga mudah mengontrol proses pendetailan, lebih mudah menghapus warna dengan cara menumpuk warna lain, dan lebih cepat kering.

3. Teknik campuran
Teknik ini ialah kombinasi antara teknik basah dan kering, teknik ini adalah penyempurna dari kedua teknik sebelumnya. Teknik ini dilakukan dengan teknik kering dulu baru teknik basah.

teknik melukis

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Teknik Melukis Umum, semoga bermanfaat.







Berbagai Kesenian dari Eropa

Berbagai Kesenian dari Eropa -Kesenian eropa mengalami perubahan sejalan dengan berubahnya waktu, berikut adalah macam-macam kesenian menurut periodenya:

1. Kesenian Yunani
Mengutamakan keindahan berdasarkan akal yang berpusat pada manusia, karena bangsa Yunani menganut polyteisme (banyak dewa) maka karya patung yang dihasilkan kebanyakan berupa figuran dewa dewi yang tampan serta cantik (antroforfisme).
Bust of Zeus

2. Kesenian Romawi
Bangsa romawi adalah bangsa yang terbuka dengan segala kebudayaan maupun agama yang ada, sehingga baik peradaban maupun keseniannya tidak banyak berbeda dengan bangsa yunani.
Colosseum

3. Kesenian Abad Pertengahan
Ketika agama katholik masuk ke dalam bangsa romawi, maka kesenian pun berubah total. Patung dan lukisan harus dibuat bertemakan keagamaan (yesus, bunda maria, dsb), dan bangunan-bangunan dibuat utamanya untuk gereja dengan sifat vertikalisme (lambang kekuasaan di atas segalanya).
the virgin of the rocks

4. Kesenian Masa Renaissance 
Renaissance berarti kelahiran kembali, segala kebudayaan abad pertengahan yang bersifat theokratis (berdasar pada aturan agama) berubah menjadi antroposentris (berpusat pada manusia). Di masa ini manusia bebas menuangkan ide nya dalam hal kesenian, dsb. Renaissance muncul pada abad ke 15 di Italia (Florence).
donatello

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Berbagai Kesenian dari Eropa, semoga bermanfaat.

Periode Musik Klasik

Periode Musik Klasik -Bagi kalian para pecinta musik klasik, pasti tau kalau musik klasik terbagi menjadi beberapa jenis. Genre musik klasik terbagi menjadi 3 periode besar, yaitu:

1. Zaman Barok dan Rokoko
 
Musik di zaman ini berciri-ciri:

-Melodi yang agak lincah
-Banyak menggunakan hiasan ornamen
-Ada dinamik forte dan piano
-Kebanyakan mencerminkan satu emosi saja
-Dua nada atau lebih berbunyi secara bergantian 
    
Perbedaan mendasar antara barok dan rokoko adalah kalau barok hiasan ornamen diserahkan spontan langsung kepada pemain, sedangkan rokoko semua hiasan orname dicatat.

Beberapa musisi agung pada zaman ini adalah:

-Antonio Vivaldi, musiknya bergaya Italia (1678-1741)
vivaldi
 
-George Frideric Handel, musiknya bergaya Inggris (1685-1759)
handel

-Johann Sebastian Bach, musiknya bergaya Jerman (1685-1750)


Musik barok dan rokoko digubah untuk organ dan harpsicord karena waktu itu belum ditemukan piano, periode musik ini berlangsung sekitar tahun 1600-1750. Berakhirnya era barok dan rokoko pada saat meninggalnya komposer agung zaman itu yaitu Bach tahun 1750. 

2. Zaman Klasik

Musik di zaman ini berciri-ciri:

-Penggunaan dinamika dari keras (crassendo) menjadi lembut (decrassendo)
-Penggunaan accord 3 nada 
-Pemakaian ornamen dibatasi
-Ada peralihan tempo dari cepat (accelerando) ke tempo lambat (decrescendo)

Beberapa musisi hebat lahir di zaman ini seperti:

-Frans Joseph Haydn, teman karir Mozart yang dijuluki bapak simfoni karena ia menciptakan sangat banyak lagu yang dianggap "original" (1732-1809)
haydn
 
-Wolfgang Amadeus Mozart, si jenius musik klasik yang sudah bisa mengenal nada tanpa alat bantu sejak usia 5 tahun (1756-1791)
mozart

-Ludwig van Beethoven, musiknya banyak terpengaruh dari Haydn dan Mozart, karena ia adalah murid Haydn dan Mozart (1770-1827)
beethoven

Pendapat mengenai berakhirnya periode klasik bermacam-macam, mulai dari lahirnya Beethoven, dsb.

3. Zaman Romantik

Musik di zaman ini berciri-ciri:

-Banyak menggunakan dinamika dan tempo
-Perubahan secara mendadak pada dinamik-nya
-Konstruksi musiknya berbelit-belit
-Musiknya penuh makna dan sangat kompleks

Beberapa musisi emas di zaman ini yaitu:

-Ludwig van Beethoven, sebagian musik hebatnya di produksi di zaman ini seperti simfoni no 9 dan fur elise, ia adalah musisi peralihan zaman klasik dan romantik

-Franz Peter Schubert, ia sangat terinspirasi dengan Beethoven (1797-1828)
schubert

-Johannes Brahms, komponis terakhir di era romantik yang karyanya sangat indah (1883-1887)
brahms

Di zaman ini para musisi pada tergila-gila dengan konsep romantik yang sangat mengutamakan kebebasan bersuara, sehingga banyak sekali musisi yang mati muda seperti Schubert. Periode romantik berakhir setelah Brahms meninggal, dan mulai tergantikan musik-musik modern.

Baca juga: 

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Periode Musik Klasik, semoga bermanfaat.

Perbedaan Zaman Barok dan Rokoko

Perbedaan Zaman Barok dan Rokoko -Baroque alias Barok dan Rococo alias Rokoko adalah salah satu dari era seni di Eropa. Namun masih banyak yang sulit membedakan antara keduanya karena keduanya berlangsung di eropa dalam waktu yang berdekatan.

Dari segi arsitektur:

-Barok, berwarna cerah, bermotif rumit, serta berkesan keagungan dan kemuliaan.

baroque architecture

-Rococo, berwarna gelap, bermotif lebih sederhana, serta berkesan lebih ringan.
Amalienborg Palace, Copenhagen

Dari segi lukisan:

-Barok, menampilkan drama yang hebat, kebanyakan bertema keagamaan, berwarna dalam, dengan intensitas cahaya serta bayangan gelap yang diatur sedemikian rupa.
The Nightwatch by Rembrandt


-Rokoko, bernuansa hangat, lebih menampilkan pose ceria yang terkadang dengan sedikit pose "nakal" dan berlatarkan bangsawan yang sedang tamasya, bukan keagamaan seperti barok.
The Swing by Jean-Honoré Fragonard

Dari segi patung:


-Barok, banyak menampilkan pose yang memutarkan badannya, juga selain itu pose patung tidak terlalu dibuat seimbang/bebas, dan patung kebanyakan dibuat dengan marmer.
 Perseus Andromeda


-Rokoko, hampir sama dengan barok mengenai pose hanya saja di patung rokoko banyak sekali memasukkan unsur alam, serta kebanyakan patung dibuat di porselein/keramik.
Liebesgruppe


Dari segi dekorasi:

-Barok, menggunakan bentuk-bentuk yang simetris dan dirancang seimbang, motifnya memakai bentuk-bentuk dasar seperti lingkaran
baroque motif


-Rokoko, menggunakan bentuk yang asimetris serta disusun secara tidak seimbang, biasanya ada unsur bentuk gelombang atau "s".
rococo motif

Dari segi perabotan:

-Barok, terkesan berat karena bentuknya yang besar. Terkadang ada kursi yang ditempel ke dinding sehingga sulit dipindahkan.
baroque chair

-Rokoko, bentuknya lebih kecil sehingga terkesan ringan, serta dapat dipindahkan.
rococo chair furniture


Dari segi musik:

Barok, ornamentik musik diserahkan secara spontan kepada pemain untuk improvisasi.

Rokoko, semua ornamentik (hiasan) musik dicatat.

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Perbedaan Zaman Barok dan Rokoko, semoga bermanfaat.

Macam-Macam Aliran Dalam Melukis

Macam-Macam Aliran Dalam Melukis -Dalam melukis, ada berbagai teknik, alat yang dibutuhkan, objek, dan sebagainya. Namun yang terpenting adalah aliran dalam melukis, karena aliran akan mempengaruhi teknik, dsb. Secara garis besar ada 12 aliran, yaitu:

1. Aliran Neo Klasik
Ciri lukisan ini biasanya berlatar belakang istana, raut muka terkesan tenang dan agung, bentuk yang selalu seimbang serta harmonis.
aliran neo klasik


2. Aliran Romantis
Cirinya adalah berwarna ceriah dan kontras, menyentuh perasaan, berlatar cerita yang dahsyat sampai-sampai melebihi kenyataan yang ada.
Aliran Romantis

3. Aliran Realisme
Ciri khasnya adalah objek dari lukisan aliran ini selalu diambil dari kehidupan nyata tanpa ada yang diubah/di imajinasikan sedikitpun.
Aliran Realisme
4. Aliran Naturalisme
Cirinya hampir sama dengan aliran realisme, hanya saja objek yang lebih diutamakan tentu saja alam, kebanyak pelukis aliran ini melukis alam yang indah, bukan yang buruk seperti kebakaran hutan.
Aliran Naturalisme

5. Aliran Impresionis
Biasanya objek nya adalah perempuan baik telanjang ataupun tidak, namun tidak memiliki kontur yang jelas atau blur, sehingga efek warna-warna lah yang membentuk wujud tertentu.
aliran impresionisme


6. Aliran Ekspresionisme
Adalah mendistorsi kenyataan menjadi efek-efek emosional, biasanya emosi yang tertumpah cenderung sedih  dan marah ketimbang bahagia.
Aliran Ekspresionisme

7. Aliran Fauvisme
Cirinya adalah lukisan ini dibuat karena curahan kebebasan berekspresi, tanpa mempedulikan arti dan isi dari lukisan yang sebenarnya.
Aliran Fauvisme

8. Aliran Kubisme
Aliran yang menampilkan bentuk yang geometris utamanya kubus.
Aliran Kubisme

9. Aliran Abstraksionisme
Aliran yang harus murni mewakili perasaan, dimana garis mewakili garis, warna mewakili warna, dsb.
Aliran Abstraksionisme

10. Aliran Futuris
Aliran yang objeknya bertemakan kesibukan seperti perang dan pesta arak-arakan.
Aliran Futuris

11. Aliran Dadaisme
Berkesan hilangnya nilai sosial dan estetika di bumi, sehingga lukisannya dilukis tanpa ada estetika.
Aliran Dadaisme

12. Aliran Surealisme
Ciri khasnya adalah lukisan ini berkesan tidak logis serta penuh dengan fantasi.

Aliran Surealisme


Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Macam-Macam Aliran Dalam Melukis, semoga bermanfaat.

BERLANGGANAN ARTIKEL DI SINI

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  • TRANSLATE