RSS
Facebook
Twitter

Perbedaan Karya Sastra Baru dan Lama

Perbedaan Karya Sastra Baru dan Lama -Halo lagi kawan Art Energic! Dulu saya pernah bahas mengenai karya sastra klasik dan baru. Nah mau tahu perbedaan antara keduanya? Yuk langsung saja kita cek apa saja perbedaannya!

Ciri-ciri karya sastra lama
  • Bentuk karya sastra lama berupa puisi yang terikat seperti pantun, hikayat, syair, mite, dongeng, legenda
  • Bahasa yang dipakai adalah Melayu, Arab, dan bahasa daerah
  • Tema yang digunakan cenderung kaku, bersifat istana sentris, dan berupa mistis
  • Latar belakang penciptaan terpengaruh pada kesastraan islam, hindu, budaya tradisional
  • Tidak diketahui siapa penciptanya alias anonim (milik masyarakat)
  • Perkembangannya secara statis, dan disampaikan lisan dari generasi ke generasi

Ciri-ciri karya sastra baru / modern
  • Bentuk karya sastra baru berupa puisi bebas dan kontemporer, seperti novel, cerpen, drama Indonesia
  • Bahasa yang dipakai adalah bahasa keseharian dan sering disisipi bahasa asing kreatif
  • Tema yang diangkat umumnya kemanusiaan, kehidupan modern, kemasyarakatan, pergaulan remaja, dll
  • latar belakang penciptaan terpengaruh kesusastraan barat, budaya industri modern
  • Hak cipta pengarang milik individu
  • Perkembangannya bersifat dinamis, melalui media cetak serta audiovisual
Makin tahu kan mengenai perbedaan antara sastra lama dan baru? Semoga artikel saya yang satu ini bisa lebih mengedukasi kalian semua, sekian.

orang sedang menulis












Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Perbedaan Karya Sastra Baru dan Lama, semoga bermanfaat.



Artikel Terkait:

BERLANGGANAN ARTIKEL DI SINI

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  • SHARE IT

  • TRANSLATE