RSS
Facebook
Twitter

Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan

Macam-Macam Kebudayaan Betawi

Macam-Macam Kebudayaan Betawi -Sebelum saya memulai posting saya malam ini, saya mau mengucapkan "Selamat ulang tahun Jakarta, sukses selalu menjadi ibukota negara Indonesia!". Baik langsung saja inilah macam-macam kebudayaan dari betawi khusus untuk ulang tahun Jakarta,

1. Lenong
Yang pertama adalah lenong, lenong adalah teater tradisional/sandiwara khas betawi yang tentu saja dialognya memakai bahasa betawi. Lahir sejak abad ke 19, lenong diiringi oleh beragam alat musik seperti gambang, kromong, gendang, gong, dll. Moral yang biasa disampaikan lenong adalah membenci kerakusan dan menolong yang lemah.
lenong betawi

2. Tari cokek
Kesenian Betawi yang satu ini sudah nyaris punah, perpaduan antara etnis betawi, banten, dan cina. Lahir di Tangerang pada awal abad ke 19, dimainkan oleh 3-7 orang baik wanita maupun pria. Pakaian yang dikenakan warnanya sangat mencolok dan meriah, saat menarikannya diiringi dengan alat musik gambang kromong.

tari cokek betawi

3. Ondel-ondel
Siapa yang tak tahu dengan boneka raksasa khas betawi ini, ondel-ondel. Suka dipentaskan di pesta rakyat, tinggi ondel-ondel sekitar 2,5 meter. Dahulu ondel-ondel berfungsi sebagai pelindung anak-anak ataupun penduduk suatu desa, namun sekarang lebih condong ke arah hiburan. Ondel-ondel bisa ditemukan di kampung penduduk ataupun di keramaian kota seperti Monas.

ondel-ondel betawi

4. Wayang kulit betawi
Ternyata betawi juga punya wayang kulit, konon berkembang sejak awal terbentuknya Jakarta alias saat Sultan Agung dari kerajaan Mataram datang ke Sunda Kelapa. Ciri wayang ini adalah memakai dialek betawi tetapi alunan musik serta nyanyiannya khas tanah Sunda.

wayang kulit betawi
Sebenarnya selain itu masih ada kebudayaan khas betawi lain seperti tari topeng, silat betawi, rebana, marawis, samrah, tanjidor, keroncong tugu, tari yapong, dll. "Selamat ulang tahun Jakarta, semoga makin jaya selalu. Jangan lupa untuk lestarikan selalu kebudayaan khas betawi!".

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Macam-Macam Kebudayaan Betawi, semoga bermanfaat.

Macam-Macam Teknik Membatik

Macam-Macam Teknik Membatik -Selamat malam kawanku  semua, ada yang punya batik di rumah? Kalau punya, saya mau tanya sedikit, taukah kamu teknik membuat batik? Kalau belum tahu langsung saja baca dibawah ini beberapa teknik membatik yang sudah lama ada dan dikenal di Nusantara, yaitu:

1. Membatik dengan canting tulis
Canting dipakai untuk membuat batik tulis, canting adalah alat yang terbuat dari tembaga yang berbentuk seperti corong, gunanya untuk menorehkan lilin ke kain batik sesuai pola yang sudah dibuat. Setelah itu, kain dicelupkan ke larutan pewarna. Nah, bagian yang tertupi lilin/malam akan membentuk polanya. Batik yang dibuat dengan teknik ini harganya sangat mahal, mengapa? Karena pembuatannya masih tradisional, susah untuk dibuat, dan butuh waktu lama. Saya pernah mencobanya waktu SMP dan memang benar kalau membatik tulis memakan waktu lama dan butuh kejelian dalam membuatnya.

membatik tulis dengan canting

2. Membatik dengan teknik cap
Sesuai namanya, cap menggantikan canting. Kelebihan dari batik cap adalah bentuknya rapi, pembuatannya cepat, sedangkan kelemahannya adalah biasanya batik cap hanya satu sisi kain saja yang motifnya muncul, beda dengan batik tulis yang dikedua sisi kain motifnya muncul. Canting cap biasanya berbentuk kepingan plat atau logam berbentuk gambar yang menonjol. Cap akan meninggalkan motif yang disebut klise, jika ditanya harga maka batik ini cocok untuk semua orang karena harganya terjangkau.


3. Membatik dengan teknik celup ikat
Teknik yang ini agak berbeda, mengapa? Karena tidak memakai lilin, caranya adalah kain diberi kelereng kemudian diikat dengan rafia atau karet sekencang-kencangnya, nah kelereng diletakkan sesuai pola, lalu celupkan kain. Setelah kering, buka ikatan dan terbentuklah pola lingkaran putih. Saya pernah mencobanya saat masih SD dan cukup mudah menurut saya.

teknik membatik ikat celup
Kain dibuntel sedemikian rupa dan diikat untuk memdapatkan motif tertentu

batik ikat celup 
Batik ikat celup
4. Membatik dengan teknik coletan
Kalau teknik ini saya yakin banyak yang bisa melakukannya, karena batik dibuat dengan cara dilukis sesuai pola memakai kuas, sehingga tidak menghasilkan klise. Kuas adalah alat yang berbentuk seperti sapu dalam ukuran mini, untuk mengusapkan warna ke atas kertas, besi, tembok, dll. Jadi teknik membatik coletan bisa disebut juga dengan melukis batik.

membatik teknik coletan

5. Membatik dengan teknik printing
Semakin modern zaman kita, makin modern pula alat-alatnya. Ya, sekarang banyak batik yang dibuat dengan teknik printing atau dicetak. Biasanya batik ini dibuat di pabrik testil untuk menghasilkan jumlah yang banyak namun dalam waktu singkat. Batik printing sering dibuat di Cina, sehingga Cina pun membuat tren yaitu batik Cina dengan teknik printing, yang kainnya berwarna cerah dan mencolok serta berkesan tak mudah luntur, dan murah harganya.

Nah, kira-kira kalian tertarik untuk memakai batik dengan teknik pembuatan yang mana? Kalau saya punya uang lebih sih saya lebih pilih batik tulis, karena sangat ciamik. Tapi batik cap pun sudah cukup cantik untuk melekat di pakaian saya. Terima kasih leluhur Nusantara sudah mewariskan budaya yang indah ini, semoga kita semua bisa mensyukuri dan melestarikannya...

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Macam-Macam Teknik Membatik, semoga bermanfaat.

Macam-Macam Kebudayaan di Indonesia

Macam-Macam Kebudayaan di Indonesia -Selamat malam kawan, semoga kalian baik-baik saja. Kali ini saya mau memposting mengenai macam-macam budaya Indonesia, kalian pasti tahu kan kalau Indonesia kaya akan kebudayaannya. Mengapa bisa? Karena Indonesia terdari dari ribuan pulau, suku, bahasa, dan adat. Langsung saja saya beberkan,

1. Tari tradisional
Siapa sih yang tak tahu dengan yang namanya tari? Tari adalah gerakan tubuh yang menimbulkan keindahan baik bagi dirinya maupun bagi orang lain. Nah, Indonesia adalah gudangnya tari tradisional, mulai dari tari Saman dari Aceh, tari Pendet dari Bali, sampai tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur, dan menurut saya tarian tradisional Indonesia bagus semua dan tidak ada tandingannya.
tari kecak Bali Indonesia

2. Rumah adat
Yang satu ini juga tak bisa dilepaskan dari kebudayaan Indonesia, rumah adat menjadi tempat bagi berlindungnya para pencipta kebudayaan alias bangsa Indonesia. Rumah adat pun ternyata memiliki bentuk yang berbeda di tiap daerahnya, mulai dari bentuk, fungsi, hingga bahan pembatannya semuanya berbeda. Contohnya ialah rumah adat Sulawesi Selatan "Tongkonan", rumah adat Sumatera Barat "Gadang", dan rumah adat Jawa Tengah "Joglo".

rumah adat tongkonan sulawesi selatan indonesia

3. Lagu tradisional/daerah
Lagu daerah adalah lagu khas daerah tertentu yang memakai bahasa daerah tersebut, biasanya lagu daerah bertemakan cerita-cerita yang pernah terjadi di daerah tersebut. Dan sama seperti macam-macam kebudayaan lainnya, tiap daerah punya lagu daerah yang berbeda. Contoh lagu daerah adalah lagu daerah Kaliman Selatan "Ampar-Ampar Pisang", lagu daerah Maluku "Sio Tantina", lagu daerah Jawa Barat "Cing Cangkeling", dan lagu daerah lainnya.

4. Alat musik tradisional
Jika ada lagu maka ada instrumennya, alat musik tradisional di Indonesia umumnya memakai bambu, kayu, ataupun kulit, namun ada juga yang memakai logam sebagai bahan dasarnya seperti alat musik tradisional Gamelan dari Jawa dan Bali, alat musik tradisional Angklung dari Jawa Barat, dan alat musik tradisional Tifa dari Papua dan Maluku.

alat musik tifa papua maluku indonesia

5. Senjata tradisional
Dulu sebelum Indonesia merdeka orang-orang memakai senjata tadisional untuk berburu maupun berperang baik antar saudara maupun melawan penjajah, namun kini kebanyak senjata ini sudah diistirahatkan dan lebih dijadikan sebagai alat upacara adat seperti Keris dari Jawa Tengah, selain itu ada Kujang dari Jawa Barat, Clurit dari Jawa Timur, dan masih banyak lagi.

senjata tradisional kujang jawa barat

6. Baju adat
Pernahkan kalian memakai baju adat? Misal saat ada acara pernikahan adat, ataupun acara sekolah seperti hari kartini? Jika pernah maka kalian wajib bangga dengan baju adat ya, karena baju adat di Indonesia jumlahnya sangat banyak, dan juga beraneka ragam bentuk, motif, dan warnanya. Contoh baju adat adalah Koteka dari Papua (untuk pria), dan Kebaya dari Jawa (untuk wanita).

baju adat kebaya jawa indonesia

Selain itu masih ada banyak lagi bentuk kebudayaan yang berasal dari Indonesia seperti dongeng, legenda, cerita rakyat, makanan, dll. Karena kalau saya bahas semuanya, mungkin tak akan cukup baik waktu maupun tempat karena kebudayaan Indonesia jumlahnya ada puluhan ribu dan sangat bervariatif, sekali lagi pesan dari saya adalah bangga jadi bangsa Indonesia dan lestarikan selalu kebudayaan kita dimanapun kapanpun.

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Macam-Macam Kebudayaan di Indonesia, semoga bermanfaat.

Warak Ngendog Kesenian Asli Semarang

Warak Ngendog Kesenian Asli Semarang -Mau berkunjung ke Semarang? Tak ada salahnya berkunjung saat menjelang bulan puasa, karena setiap satu tahun sekali di waktu ini akan digelar dugderan. Apa itu dugderan? Dugderan adalah acara dimana para pedagang menggelar dagangannya seperti celengan. Dan celengan yang khas Semarang ialah warak ngendog.

Warak ngendog adalah patung/boneka yang terbuat dari gerabah, warak ngendog terdiri dari 3 macam hewan yang meliputi 3 golongan etnis di Semarang, yaitu Naga (bagian kepala) mewakili etnis Cina, Buraq (bagian badan) mewakili etnis Arab, dan Kambing (bagian kaki) mewakili etnis Jawa.


naga di warak ngendog semarang
Gambar Naga dari Cina

buraq di warak ngendog semarang
Gambar Buraq dari Arab

kambing di warak ngendog semarang
Gambar Kambing dari Jawa

Kesenian warak ngendog memiliki ciri khas yang sama dengan kebudayaan lain, yaitu pembuatnya tidak diketahui siapa orangnya, dan tidak diketahui sejak kapan dimulai pembuatannya. Yang jelas, semenjak dugderan diadakan di Semarang, mulailah para pedagang menjajakan celengan/mainan unik ini. Biasanya saat dijual, pedagang meletakkan telur rebus dibawahnya untuk dijual juga, entah apa tujuan meletakkannya di bawah warak ini tetapi yang pasti kegiatan tersebut menciptakan kebudayaan baru bernama warak ngendog khas Semarang.

Warak ngendog yang dijajakan ketika dugderan

Warak ngendog yang asli terbuat dari gabus tanaman mangrove dan bentuk sudutnya lurus. Bentuk sudut yang lurus dipercaya memiliki filosofi, bahwa orang Semarang adalah terbuka serta berbicara apa adanya. 

Selain itu, masih ada filosofi tersirat lainnya. Kata warak ngendog berasal bahasa Arab "Wara'I" yang berarti suci dan bahasa Jawa "ngendog" yang artinya bertelur (menyimbolkan hasil pahala yang diperbuat seseorang). Jika digabungkan maka memiliki nilai filosofi tinggi, yaitu siapa saja yang melakukan puasa di bulan Ramadhan kelak akan dapat pahala di hari Lebaran sebagai balasannya. 
Selain itu masih ada satu lagi filosofi yang tersimpan di warak ngendog ini, yaitu sebagai pemersatu umat walau berasal dari etnis dan agama manapun, yang disimbolkan oleh gabungan hewan-hewan dalam warak ngendog ini.


Namun sekarang, bahan bakunya mulai diganti dengan kayu, dikarenakan mulai jarangnya gabus mangrove. Kayu pertama-tama dibentuk menjadi rangka bentuk warak ngendog ini, lalu dibungkus dengan koran. Setelah itu dihias dengan kertas krep ataupun rafia warna-warni yang dibentuk seperti pom-pom sehingga warnanya bervariasi. Dulu saya pernah membuat patung ini, dan jujur sangat sulit membuatnya karena susah.

Di zaman modern ini, warak ngendog pun mulai beralih fungsi dari celengan menjadi hiasan serta maskot utama kota Semarang yang ada di provinsi Jawa Tengah, Indonesia ini. Banyak orang mengunjungi Semarang hanya untuk melihat kesenian yang satu ini, apalagi sebentar lagi bulan Ramadhan. Semoga saja keunikan dan sejarah dari warak ngendog Semarang tak akan pernah terlupakan.

Ayo wisata ke Semarang visit Semarang Jawa Tengah
Ayo wisata ke Semarang! 

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Warak Ngendhog Kesenian Asli Semarang, semoga bermanfaat.

Mengenal Batik Khas Semarangan

Mengenal Batik Khas Semarangan -Halo kawanku semua, dulu saya sempat membahas tentang batik papua. Kali ini yang akan bahas adalah batik semarangan khas daerah tempat saya tinggal. Batik yang satu ini dulu sempat populer, namun karena ada kebakaran di sentra batiknya maka batik yang satu ini turun pamornya ketimbang batik lainnya seperti batik Solo. Seperti apakah wujud batik ini, langsung simak saja ya.



Motif batik Semarangan terinspirasi dari daerah asalnya sendiri, Semarang, Jawa Tengah. Ada banyak sekali motif batik semarangan, dan beberapa di antaranya akan saya bahas,

1. Motif asem
Fyi nih kawan. Semarang berasal dari kata "asem" dan "arang". Dahulu pohon asem banyak tumbuh di Semarang, tapi sekarang sudah jarang. Nah, asem inilah yang jadi ciri utama batik semarangan. Mulai dari asemnya, bunga, hingga daunnya tak luput menjadi motif batik ini.
 
Dari kiri ke kanan, asem, motif asem.

2. Motif tugu muda dan lawang sewu
Dahulu, pernah terjadi perang 5 hari di Semarang pada 15 Oktober-20 Oktober 1945 di tempat yang sekarang didirikan tugu muda untuk mengenang jasa pahlawan Semarang yang melawan tentara Jepang. Nah, di sekitar tugu muda ada juga lawang sewu, bangunan bersejarah ini juga sering dijadikan motif batik semarangan

Dari kiri ke kanan, tugu muda dan lawang sewu, motif tugu muda, motif lawang sewu.

3. Motif warak ngendhog
Setiap menjelang bulan puasa, pasti kalian akan menemukan yang namanya dugderan. Nah di dalam dugderan ini, kalian bisa menemukan yang namanya warak ngendhog. Warak ngendhog adalah patung campuran antara naga, kambing, dan buraq. Warak ngendhog hanya bisa kalian temukan di Semarang saat event tertentu saja.

Dari kiri ke kanan, warak ngendhog, motif warak ngendhog.

Selain itu masih ada banyak lagi motif batik semarangan seperti motif gereja blenduk, bangau, dll. Namun, sekarang batik yang satu semarangan mulai merangkak menyaingi batik lainnya. Memang kalau membahas yang namanya batik tak akan ada habisnya, karena batik Indonesia sangat beragam motifnya. Kita harus bangga punya batik, we love batik.

Baca juga:

6 Budaya Indonesia yang Diklaim Negara Tetangga


Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Mengenal Batik Khas Semarangan, semoga bermanfaat
.

Perbedaan Antara Seni dan Budaya

Perbedaan Antara Seni dan Budaya -Pernah suatu waktu muncul di pikiran saya, yaitu pertanyaan mengenai "Apa sih bedanya seni sama budaya? Apakah ada hubungan antara keduanya dalam arti sesungguhnya?" dan setelah beberapa waktu mencari di dunia maya akhirnya jawaban itu ketemu dan akan saya bahas di postingan ini.

Perbedaan Antara Seni dan Budaya

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
  • Seni: 1 kemampuan membuat karya yang bermutu 2 karya yang diciptakan dengan keahlian yang luar biasa, dll.
  • Budaya: 1 akal budi, pikiran 2 adat istiadat 3 kebiasaan, dll.

Menurut Blog Art Energic
  • Seni: Sesuatu yang bisa memuaskan batin seseorang karena keindahannya, keunikannya, ataupun hal lainnya.
  • Budaya: Suatu kegiatan yang dihasilkan dari pola masyarakat yang dilakukan berulang-ulang serta diturunkan dari satu generasi ke generasi.

Dari penelusuran saya di Kamus bisa saya simpulkan bahwa seni sudah tentu budaya sedangkan budaya belum tentu seni, seni dan budaya akan saling berkesinambungan untuk menjadi sesuatu yang sangat bernilai di dunia ini. Semoga jawaban saya memuaskan, terima kasih.

Baca juga: 

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Perbedaan Antara Seni dan Budaya, semoga bermanfaat

6 Budaya Indonesia yang Diklaim Negara Tetangga

6 Budaya Indonesia yang Diklaim Negara Tetangga -Selamat siang kawan Art Energic, masih ingatkah kalian dengan Reog Ponorogo yang pernah diklaim Malaysia? Nah, ternyata Reog Ponorogo cuma satu dari sekian banyak kebudayaan Indonesia yang diklaim Malaysia. Inilah 6 kebudayaan Indonesia yang pernah diklaim Malaysia alias negara tetangga:

1. Wayang Kulit
Wayang kulit merupakan kebudayaan asli Indonesia sejak zaman prasejarah. Dahulu wayang dipakai sebagai media upacara adat, namun seiring masuknya agama Hindu. Wayang pun dipermak dengan karakter agama Hindu seperti Rama dan Sinta, setelah Islam masuk wayang dipakai untuk media dakwah. Nah, kalau wayang kulit sudah ada sejak dulu, bagaimana bisa warga Malaysia mengklaim wayang sebagai budayanya?

Ini adalah cuplikan wayang kulit dalam iklan Visit Malaysia
2. Keris
Senjata tradisional yang satu ini sudah sangat mendunia, keris berasal dari pulau Jawa. Dahulu saat peperangan, orang Jawa memakai keris sebagai senjata. Menurut mitos, jika ingin membuat keris makin ampuh harus diisi dengan Jin. 

3. Batik
Batik adalah salah satu budaya yang sudah diakui UNESCO, batik adalah kain yang diatasnya terdapat beragam motif yang cantik seperti motif hewan, tanaman, geometris, dll. Perlu diingat bahwa Malaysia mengklaim motifnya, sedangkan batiknya tidak diklaim. Namun akhirnya Malaysia kalah dan harus mengakui bahwa batik memang milik Indonesia. Baca juga: Batik Malaysia vs. Batik Indonesia.

4. Reog Ponorogo
Reog Ponorogo yang berasal dari Jawa Timur ini sempat diklaim Malaysia, sempat terlihat dalam sebuah video bahwa Reog Ponorogo ditampilkan di atas panggung Malaysia dengan backsound modern. Ternyata Reog memang asalnya dari Indonesia, hal ini diakui oleh Duta Besar Malaysia di Indonesia yang meminta maaf.
 

5. Lagu Daerah Rasa Sayange
Menteri Kebudayaan, Kesenian dan Warisan Malaysia Rais Yatim sudah bertemu dengan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik. Di pertemuan itu Rais mengakui bahwa Rasa Sayange memang lagu daerah asli Indonesia, bukan Malaysia. Berikut ini adalah bait lagunya

Rasa Sayange

Reff:
Rasa sayange… rasa sayang sayange…
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange

Bait:
Mana kancil akan dikejar, kedalam pasar cobalah cari…
Masih kecil rajin belajar, sudah besar senanglah diri
Si Amat mengaji tamat, mengaji Qur’an di waktu fajar…
Biar lambat asal selamat, tak kan lari gunung dikejar
Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi…
Kalau ada umurku panjang, boleh kita berjumpa lagi

6. Tari Pendet
Dalam iklan pariwisata Malaysia yang menampilkan tari pendet sempat menyulut amarah warga Indonesia, namun hal itu langsung direspon Discovery Channel di Singapura selaku pembuat iklan. Dikatakan bahwa hal itu adalah kelalaian staf DC, jadi tak benar bahwa Malaysia mengklaim tari pendet. Dan tak benar pula bahwa Singapura mengklaimnya, karena tari pendet memang asli dari Pulau Dewata, Bali, Indonesia.
 

Kita sebagai warga Indonesia harus bangga dengan budaya sendiri, lestarikan selalu budaya kita.

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul 6 Budaya Indonesia yang Diklaim Negara Tetangga, semoga bermanfaat.

Seni Budaya Keterampilan Alami Kemunduran di Indonesia

Seni Budaya Keterampilan Alami Kemunduran di Indonesia -Saya makin khawatir dengan perkembangan seni budaya keterampilan (sbk) di Indonesia, mengapa saya bicara demikian? Karena saya rasa sekarang anak-anak makin malas mempelajari yang namanya sbk, padahal kan sbk bukan untuk dipelajari tapi untuk dinikmati.


Saya bicara berdasarkan fakta yang ada, yaitu:
1. Mundurnya hasrat muda-mudi dalam bidang sbk, terbukti di sekolah-sekolah banyak siswa yang malas saat tiba jam sbk, selain itu adanya ekskul yang berbau sbk terkadang tidak diminati oleh siswa.

2.  Kurangnya tenaga pendidik sbk, saya pernah merasakan satu tahun sekolah tanpa diajar materi sbk, sengsara memang mengingat saya suka sbk. Selain itu saya pernah diberi tahu guru saya kalau mau kuliah jangan di bidang sbk, mengapa? Katanya kuliah di sana sulit, materinya susah, gurunya banyak yang pelit, dsb. Saya sih kurang tau ya karena memang belum mengalaminya.

3. Masuknya bermacam-macam budaya dari luar negeri yang justru mendominasi budaya bangsa, seperti budaya pop baik kpop, jpop, dsb. Coba kalian lihat konser di tv, pasti isinya budaya pop yang berasal dari luar, bukan seperti tembang Jawa, musik tradisional, dll. Saya anggap hal ini juga mempengaruhi karena budaya ini tak sesuai dengan materi yang diajarkan dari sekolah, jadi menurut saya faktor ini mempengaruhi keinginan siswa dalam mempelajari sbk.

Saya sangat berharap sbk di Indonesia bisa maju kembali, mungkin pemerintah harus lebih sadar dengan kondisi ini. Jika ada yang menang lomba renang tingkat internasional, mengapa tidak ada yang menang lomba kerajinan tingkat internasional? Demikian sedikit curhat dari saya, terima kasih.


Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Seni Budaya Keterampilan Alami Kemunduran di Indonesia, semoga bermanfaat.

Mengenal Beragam Jenis Angklung

Mengenal Beragam Jenis Angklung -Hai kawan Art Energic, pasti kalian tahu angklung bukan? Alat musik bambu yang terbuat dari bambu ini berasal dari Jawa Barat, angklung bahkan sempat diklaim sebagai budaya bangsa tetangga. Nah, ternyata ada bermacam-macam angklung di bumi Nusantara ini, langsung saja saya mulai,



1. Angklung Kanakes
Angklung yang satu ini berasal dari Kanakes, terkadang disebut juga angklung Badui. Angklung ini dipakai saat ada upacara adat berkenaan dengan ritual padi. Angklung Kanakes biasanya dimainkan tanpa memperhatikan ritme, walau ada sebagian yang memakai ritme. Nama angklung dari yang besar ke kecil adalah roel, torolok, indung leutik, engklok, gunjing, dongdong, ringkung, dan indung.

2. Angklung Dogdog Lojor
Angklung ini bisa ditemukan di area Gunung Halimun yang berbatasan dengan Sukabumi, Lebak, dan Bogor. Angklung ini dimainkan di rumah pemuka adaat dengan tujuan untuk upacara ritual padi, sama seperti angklung Kanakes. Nama angklung dari yang besar ke kecil adalah gonggong, panmebal, kingking, dan inclok. Sekarang angklung ini juga dipakai untuk sarana hiburan di berbagai kegiatan.

3. Angklung Gubrag
Angklung ini terdapat di Cigudeg, Bogor. Masyarakat membunyikan angklung saat menanam padi, mengangkat padi, dan menaruh padi ke lumbung. Selain itu, dikatakan bahwa Dewi Sri akan datang jika angklung ini dibunyikan.

4. Angklung Badeng
Yang satu ini berasal dari daerah Malangbong, Garut. Mulanya untuk ritual padi, lalu setelah islam masuk bergeser menjadi sarana dakwah. Angklung ini punya 9 alat saat dimainkan, yaitu satu angklung keer, empat angklung bapa dan angklung indung, dua angklung anak, dua angklung roel, dua dogdog, dua gembyung, dan satu kecrek. 

Sekarang, angklung berkembang menjadi angklung yang praktis karena bisa dipindah-pindah, fleksibel karena tangga nadanya lebih komplit, dan bisa dimainkan beramai-ramai atau sendiri sesuai kondisi yang diinginkan. Contoh tempat dimana kita bisa bermain angklung adalah di Saung Angklung Mang Ujo yanga di Padasuka, Cicaheum, Bandung. 

Ayo lestarikan angklung asli Indonesia ini ya, jangan sampai ada yang ngaku-ngaku dengan kebudayaan kita yang satu ini! Sekian.

Baca juga:
Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Mengenal Beragam Jenis Angklung, semoga bermanfaat.

Batik Asal Papua

Batik Asal Papua -Kalau bicara mengenai batik, maka kata Jawa akan berseliweran di otak kita. Tapi tahukah kalian kalau Papua juga punya batik yang khas, seperti apakah batik tersebut? Akan dipaparkan di bawah ini ciri-ciri batik khas Papua,

1. Batik Papua dibuat dengan teknik printing, bukan dengan cara dibatik dengan canting. Tetapi walaupun dengan cara printing, batik ini tetap terlihat sangat menarik.

2. Batik ini dicetak di kain yang beragam jenisnya seperti katun, silk, sutra, dsb.

3. Motif batik kebanyakan asimetris serta berwarna cerah (kadang gelap), kebanyakan bermotifkan flora dan fauna khas Papua seperti cendrawasih, serta etnik Papua.

4. Kain batik asal Papua ini sangat pas dipadukan dengan bawahan berwarna gelap atau kalem, dan akan membuat si pemakai terlihat elegan dan anggun.

Tadi adalah beberapa ciri-ciri dari batik Papua, jika masih penasaran berikut adalah foto-foto dari batik Papua yang tentunya sangat indah dipandang mata,

motif cendrawasih



motif suku papua

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Batik Asal Papua, semoga bermanfaat.

Tenun Asli Indonesia

Tenun Asli Indonesia -Tenun ialah kegiatan menenun kain dari helaian benang lungsin dan pakan yang sebelumnya telah dicelupkan ke dalam pewarna alami maupun pewarna sintetis.

Tenun banyak tersebar di hampir seluruh daerah di Indonesia, biasanya kain tenun dipakai sebagai pakaian adat daerah. Teknik tenun ada 3 teknik tenun ikat, tenun datar, dan tenun benang tambah. Di bawah ini adalah contoh tenun dari beberapa wilayah di nusantara,

1. Tenun Sulawesi Selatan

Lippa Garrusu
Bercorak geometris dengan motif kotak-kotak kecil berwarna dasar biru tua, bagian kepala bercorak garis-garis vertikal yang berwarna sama namun agak jarang. Tenun ini terbuat dari kapas, dan berasal dari kabupaten Bone.

Sarung Samarinda
Bukan dari Samarinda, tapi dari kabupaten Wajo, Sulsel. Berbahan dasar katun, dan bercorak bentuk garis-garis berpadu dengan bunga-bunga. Kain yang dipakai sebagai pakaian bepergian ini dibuat dengan teknik ikat pakan.

2. Tenun Sumatera Utara

Ulos Ragidup
Tenun ini memiliki teknik paling sulit diantara tenun Sumut lainnya, motifnya harus terlihat seperti lukisan hidup. Terdiri dari 3 bagian, 2 sisi yang ditenun sekaligus dan 1 bagian tengah yang ditenun sendiri dengan motif yang rumit.
Ulos Ragidup

Ulos Sibolang
Dipakai sebagai simbol penyambutan anggota keluarga baru, selain itu juga biasa dipakai sebagai perpisahan anggota keluarga seperti perceraian dan kematian. Oleh karena itu, kain ulos ini hanya boleh dikenakan di badan.

3. Tenun Bali

Wastra Endek
Umumnya digunakan sebagai sarung dan kain panjang, motifnya adalah flora, fauna, mitologi bali, dan wayang. Ciri tenun ini adalah adalah adanya benang emas atau perak di pinggiran tenunan.
wastra endek

Wastra Cepuk
Memiliki ragam hias dengan warna merah khas dan motif warna warni, terbuat dari sutera dan kapas di bagian vertikal. Biasa dipakai untuk menutup peti jenazah.


Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Tenun Asli Indonesia , semoga bermanfaat.

Seni Ukir Mengukir di Nusantara

Seni Ukir Mengukir di Nusantara -Seni ukir adalah salah satu cabang dari seni rupa, salah satu deerah di Indonesia yang terkenal akan seni ukirnya adalah Jepara. Berikut adalah serba-serbi mengenai seni ukir,

Jenis Ukiran

1. Ukiran rendah
Disebut ukiran rendah karena gambar timbul yang dihasilkan kurang dari setengah wujud aslinya. Contoh dari ukiran ini terdapat di tembok-tembok atau gerbang pura bali.
gerbang pura

2. Ukiran tinggi
Ukiran yang satu ini adalah kebalikan dari ukiran rendah, gambar timbul yang dihasilkan lebih dari setengah dari wujud aslinya.

3. Ukiran tembus
Ukiran ini mengukir kayu hingga timbul lubang alias tembus sebagian. Biasanya ukiran ini diaplikasikan di sekat ruangan, ventilasi, dsb.
ukiran tembus

4. Ukiran timbul
Gambar yang dihasilkan ukiran ini menonjol ke luar, sehingga memberi kesan 3 dimensi. Contoh dari ukiran ini adalah relief yang terdapat di candhi borobudur.
relief borobudur

Fungsi Ukiran



1. Fungsi hias

Ukiran dijadikan sebagai hiasan ruangan. Selain itu bisa untuk mempercantik perabotan rumah seperti meja dan lemari.

2. Fungsi magis
Biasanya fungsi magis ini berlaku untuk orang Jawa, karena masih banyak orang Jawa yang memegang tradisi leluhur yang percaya bahwa ukiran di alat-alat yang dipakai bisa melindungi dari serangan makhluk halus.

3. Fungsi ekonomis
Dipakai untuk menambah harga jual suatu perabotan. Contoh bila ada sebuah kursi polos, jika diukir seluruh bagiannya maka harganya bisa menjadi 3 kali lipatnya.

Alat Untuk Mengukir

1. Pahat pongot
Bentuknya menyudut ke arah kanan atau kiri, digunakan untuk membersihkan sudut-sudut pada ukiran.

2. Pahat penyiku
Bagian ujungnya melengkung, digunakan untuk memahat bagian-bagian yang melengkung.

3. Pahat penyilat
Bentuknya lurus, dipakai untuk memahat bagian yang lurus.

3. Pahat kol
Pahat ini bentuknya lengkung, serta di ujungnya digunakan untuk membuat bentuk cekung.


Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Seni Ukir Mengukir di Nusantara , semoga bermanfaat.

Tarian Indonesia Yang Hampir Punah

Tarian Indonesia Yang Hampir Punah -Indonesia sebagai salah satu negara dengan kebudayaannya yang beragam, memiliki beragam kesenian. Salah satunya ialah seni tari, namun sayang banyak sekali tari tradisional Indonesia yang terancam punah. Mau tahu seperti apa seni tari tersebut, simak yang berikut ini ya,

1. Tari cokek
Kesenian Betawi yang satu ini sudah nyaris punah, perpaduan antara etnis betawi, banten, dan cina. Lahir di Tangerang pada awal abad ke 19, dimainkan oleh 3-7 orang baik wanita maupun pria. Pakaian yang dikenakan warnanya sangat mencolok dan meriah, saat menarikannya diiringi dengan alat musik gambang kromong.
tari cokek

2. Tari topeng malangan
Sama dengan tari cokek, tari topeng malangan makin hari makin sedikit peminatnya. Tari topeng ini merupakan perpaduan antara budaya jawa tengah, jawa barat, dan jawa timur. Gerakan dan alunan musiknya sangat dinamis, biasa dipakai sebagai tarian pembuka.
 

3. Tari dalling
Tarian selamat datang milik suku Bajau, kalimantan timur ini keadaannya sudah sangat kritis. Tarian ini sudah jarang dipentaskan di masyarakat, walau banyak yang mengetahui tentang tarian ini. Kalau tidak ada regenerasi, maka dalam waktu singkat maka tari dalling akan punah.
tari dalling

4. Tari saman gayo
Siapa yang tak kenal dengan tari saman? Tapi tunggu dulu, tarian yang sangat terkenal ini sebenarnya adalah versi modern yang dimainkan oleh pria dan wanita. Sedang versi asli/tradisional yang sudah ada sejak abad ke 13 ini sedang mengalami masa kritis menuju kepunahannnya. Hanya sedikit orang yang tahu benar tari saman yang asli.
tari saman gayo

5. Tari lesung
Beasal dari banten, sesuai dengan namanya tarian ini menggunakan lesung sebagai alat musiknya. Dipakai saat sedangan perayaan panen, bisa dibilang terancam punah karena kalau dulu yang memainkan anak-anak, kini yang memainkannya adalah orang tua. Artinya jika orang tua itu meninggal maka budaya ini ikut punah. 
tari lesung

Selain 5 tarian di atas, masih ada ratusan tarian yang nyaris punah. Bahkan sudah ada puluhan tarian yang sudah punah. Semoga muda mudi Indonesia generasi terkini sanggup untuk terus melestarikan tarian ini dan budaya tradisional Indonesia lainnya, amin.


Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Tarian Indonesia Yang Hampir Punah, semoga bermanfaat.

BERLANGGANAN ARTIKEL DI SINI

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  • TRANSLATE