RSS
Facebook
Twitter

Tampilkan postingan dengan label batik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batik. Tampilkan semua postingan

Macam-Macam Teknik Membatik

Macam-Macam Teknik Membatik -Selamat malam kawanku  semua, ada yang punya batik di rumah? Kalau punya, saya mau tanya sedikit, taukah kamu teknik membuat batik? Kalau belum tahu langsung saja baca dibawah ini beberapa teknik membatik yang sudah lama ada dan dikenal di Nusantara, yaitu:

1. Membatik dengan canting tulis
Canting dipakai untuk membuat batik tulis, canting adalah alat yang terbuat dari tembaga yang berbentuk seperti corong, gunanya untuk menorehkan lilin ke kain batik sesuai pola yang sudah dibuat. Setelah itu, kain dicelupkan ke larutan pewarna. Nah, bagian yang tertupi lilin/malam akan membentuk polanya. Batik yang dibuat dengan teknik ini harganya sangat mahal, mengapa? Karena pembuatannya masih tradisional, susah untuk dibuat, dan butuh waktu lama. Saya pernah mencobanya waktu SMP dan memang benar kalau membatik tulis memakan waktu lama dan butuh kejelian dalam membuatnya.

membatik tulis dengan canting

2. Membatik dengan teknik cap
Sesuai namanya, cap menggantikan canting. Kelebihan dari batik cap adalah bentuknya rapi, pembuatannya cepat, sedangkan kelemahannya adalah biasanya batik cap hanya satu sisi kain saja yang motifnya muncul, beda dengan batik tulis yang dikedua sisi kain motifnya muncul. Canting cap biasanya berbentuk kepingan plat atau logam berbentuk gambar yang menonjol. Cap akan meninggalkan motif yang disebut klise, jika ditanya harga maka batik ini cocok untuk semua orang karena harganya terjangkau.


3. Membatik dengan teknik celup ikat
Teknik yang ini agak berbeda, mengapa? Karena tidak memakai lilin, caranya adalah kain diberi kelereng kemudian diikat dengan rafia atau karet sekencang-kencangnya, nah kelereng diletakkan sesuai pola, lalu celupkan kain. Setelah kering, buka ikatan dan terbentuklah pola lingkaran putih. Saya pernah mencobanya saat masih SD dan cukup mudah menurut saya.

teknik membatik ikat celup
Kain dibuntel sedemikian rupa dan diikat untuk memdapatkan motif tertentu

batik ikat celup 
Batik ikat celup
4. Membatik dengan teknik coletan
Kalau teknik ini saya yakin banyak yang bisa melakukannya, karena batik dibuat dengan cara dilukis sesuai pola memakai kuas, sehingga tidak menghasilkan klise. Kuas adalah alat yang berbentuk seperti sapu dalam ukuran mini, untuk mengusapkan warna ke atas kertas, besi, tembok, dll. Jadi teknik membatik coletan bisa disebut juga dengan melukis batik.

membatik teknik coletan

5. Membatik dengan teknik printing
Semakin modern zaman kita, makin modern pula alat-alatnya. Ya, sekarang banyak batik yang dibuat dengan teknik printing atau dicetak. Biasanya batik ini dibuat di pabrik testil untuk menghasilkan jumlah yang banyak namun dalam waktu singkat. Batik printing sering dibuat di Cina, sehingga Cina pun membuat tren yaitu batik Cina dengan teknik printing, yang kainnya berwarna cerah dan mencolok serta berkesan tak mudah luntur, dan murah harganya.

Nah, kira-kira kalian tertarik untuk memakai batik dengan teknik pembuatan yang mana? Kalau saya punya uang lebih sih saya lebih pilih batik tulis, karena sangat ciamik. Tapi batik cap pun sudah cukup cantik untuk melekat di pakaian saya. Terima kasih leluhur Nusantara sudah mewariskan budaya yang indah ini, semoga kita semua bisa mensyukuri dan melestarikannya...

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Macam-Macam Teknik Membatik, semoga bermanfaat.

Mengenal Batik Khas Semarangan

Mengenal Batik Khas Semarangan -Halo kawanku semua, dulu saya sempat membahas tentang batik papua. Kali ini yang akan bahas adalah batik semarangan khas daerah tempat saya tinggal. Batik yang satu ini dulu sempat populer, namun karena ada kebakaran di sentra batiknya maka batik yang satu ini turun pamornya ketimbang batik lainnya seperti batik Solo. Seperti apakah wujud batik ini, langsung simak saja ya.



Motif batik Semarangan terinspirasi dari daerah asalnya sendiri, Semarang, Jawa Tengah. Ada banyak sekali motif batik semarangan, dan beberapa di antaranya akan saya bahas,

1. Motif asem
Fyi nih kawan. Semarang berasal dari kata "asem" dan "arang". Dahulu pohon asem banyak tumbuh di Semarang, tapi sekarang sudah jarang. Nah, asem inilah yang jadi ciri utama batik semarangan. Mulai dari asemnya, bunga, hingga daunnya tak luput menjadi motif batik ini.
 
Dari kiri ke kanan, asem, motif asem.

2. Motif tugu muda dan lawang sewu
Dahulu, pernah terjadi perang 5 hari di Semarang pada 15 Oktober-20 Oktober 1945 di tempat yang sekarang didirikan tugu muda untuk mengenang jasa pahlawan Semarang yang melawan tentara Jepang. Nah, di sekitar tugu muda ada juga lawang sewu, bangunan bersejarah ini juga sering dijadikan motif batik semarangan

Dari kiri ke kanan, tugu muda dan lawang sewu, motif tugu muda, motif lawang sewu.

3. Motif warak ngendhog
Setiap menjelang bulan puasa, pasti kalian akan menemukan yang namanya dugderan. Nah di dalam dugderan ini, kalian bisa menemukan yang namanya warak ngendhog. Warak ngendhog adalah patung campuran antara naga, kambing, dan buraq. Warak ngendhog hanya bisa kalian temukan di Semarang saat event tertentu saja.

Dari kiri ke kanan, warak ngendhog, motif warak ngendhog.

Selain itu masih ada banyak lagi motif batik semarangan seperti motif gereja blenduk, bangau, dll. Namun, sekarang batik yang satu semarangan mulai merangkak menyaingi batik lainnya. Memang kalau membahas yang namanya batik tak akan ada habisnya, karena batik Indonesia sangat beragam motifnya. Kita harus bangga punya batik, we love batik.

Baca juga:

6 Budaya Indonesia yang Diklaim Negara Tetangga


Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Mengenal Batik Khas Semarangan, semoga bermanfaat
.

6 Budaya Indonesia yang Diklaim Negara Tetangga

6 Budaya Indonesia yang Diklaim Negara Tetangga -Selamat siang kawan Art Energic, masih ingatkah kalian dengan Reog Ponorogo yang pernah diklaim Malaysia? Nah, ternyata Reog Ponorogo cuma satu dari sekian banyak kebudayaan Indonesia yang diklaim Malaysia. Inilah 6 kebudayaan Indonesia yang pernah diklaim Malaysia alias negara tetangga:

1. Wayang Kulit
Wayang kulit merupakan kebudayaan asli Indonesia sejak zaman prasejarah. Dahulu wayang dipakai sebagai media upacara adat, namun seiring masuknya agama Hindu. Wayang pun dipermak dengan karakter agama Hindu seperti Rama dan Sinta, setelah Islam masuk wayang dipakai untuk media dakwah. Nah, kalau wayang kulit sudah ada sejak dulu, bagaimana bisa warga Malaysia mengklaim wayang sebagai budayanya?

Ini adalah cuplikan wayang kulit dalam iklan Visit Malaysia
2. Keris
Senjata tradisional yang satu ini sudah sangat mendunia, keris berasal dari pulau Jawa. Dahulu saat peperangan, orang Jawa memakai keris sebagai senjata. Menurut mitos, jika ingin membuat keris makin ampuh harus diisi dengan Jin. 

3. Batik
Batik adalah salah satu budaya yang sudah diakui UNESCO, batik adalah kain yang diatasnya terdapat beragam motif yang cantik seperti motif hewan, tanaman, geometris, dll. Perlu diingat bahwa Malaysia mengklaim motifnya, sedangkan batiknya tidak diklaim. Namun akhirnya Malaysia kalah dan harus mengakui bahwa batik memang milik Indonesia. Baca juga: Batik Malaysia vs. Batik Indonesia.

4. Reog Ponorogo
Reog Ponorogo yang berasal dari Jawa Timur ini sempat diklaim Malaysia, sempat terlihat dalam sebuah video bahwa Reog Ponorogo ditampilkan di atas panggung Malaysia dengan backsound modern. Ternyata Reog memang asalnya dari Indonesia, hal ini diakui oleh Duta Besar Malaysia di Indonesia yang meminta maaf.
 

5. Lagu Daerah Rasa Sayange
Menteri Kebudayaan, Kesenian dan Warisan Malaysia Rais Yatim sudah bertemu dengan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik. Di pertemuan itu Rais mengakui bahwa Rasa Sayange memang lagu daerah asli Indonesia, bukan Malaysia. Berikut ini adalah bait lagunya

Rasa Sayange

Reff:
Rasa sayange… rasa sayang sayange…
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange

Bait:
Mana kancil akan dikejar, kedalam pasar cobalah cari…
Masih kecil rajin belajar, sudah besar senanglah diri
Si Amat mengaji tamat, mengaji Qur’an di waktu fajar…
Biar lambat asal selamat, tak kan lari gunung dikejar
Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi…
Kalau ada umurku panjang, boleh kita berjumpa lagi

6. Tari Pendet
Dalam iklan pariwisata Malaysia yang menampilkan tari pendet sempat menyulut amarah warga Indonesia, namun hal itu langsung direspon Discovery Channel di Singapura selaku pembuat iklan. Dikatakan bahwa hal itu adalah kelalaian staf DC, jadi tak benar bahwa Malaysia mengklaim tari pendet. Dan tak benar pula bahwa Singapura mengklaimnya, karena tari pendet memang asli dari Pulau Dewata, Bali, Indonesia.
 

Kita sebagai warga Indonesia harus bangga dengan budaya sendiri, lestarikan selalu budaya kita.

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul 6 Budaya Indonesia yang Diklaim Negara Tetangga, semoga bermanfaat.

Batik Asal Papua

Batik Asal Papua -Kalau bicara mengenai batik, maka kata Jawa akan berseliweran di otak kita. Tapi tahukah kalian kalau Papua juga punya batik yang khas, seperti apakah batik tersebut? Akan dipaparkan di bawah ini ciri-ciri batik khas Papua,

1. Batik Papua dibuat dengan teknik printing, bukan dengan cara dibatik dengan canting. Tetapi walaupun dengan cara printing, batik ini tetap terlihat sangat menarik.

2. Batik ini dicetak di kain yang beragam jenisnya seperti katun, silk, sutra, dsb.

3. Motif batik kebanyakan asimetris serta berwarna cerah (kadang gelap), kebanyakan bermotifkan flora dan fauna khas Papua seperti cendrawasih, serta etnik Papua.

4. Kain batik asal Papua ini sangat pas dipadukan dengan bawahan berwarna gelap atau kalem, dan akan membuat si pemakai terlihat elegan dan anggun.

Tadi adalah beberapa ciri-ciri dari batik Papua, jika masih penasaran berikut adalah foto-foto dari batik Papua yang tentunya sangat indah dipandang mata,

motif cendrawasih



motif suku papua

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Batik Asal Papua, semoga bermanfaat.

Batik Malaysia vs. Batik Indonesia

Batik Malaysia vs. Batik Indonesia -UNESCO memang sudah menetapkan bahwa batik adalah kebuayaan asli bangsa indonesia, hal itu memang sangat melegakan karena di waktu yang bersamaan malaysia terus-terusan menyatakan bahwa batik itu asli Malaysia. Namun perlu dicatat, bahwa ada sejumlah perbedaan antara batik malaysia dan indonesia, berikut adalah perbedaannya:

Sejarah

Malaysia 
Berawal di Kelantan pada tahun 1911, dan kini batik malaysia diproduksi di pantai timur.

Indonesia
Batik sudah ada sejak abad ke 12 M, dan tersebar di seluruh nusantara.

Motif

Malaysia
Motif batik malaysia lebih banyak bercorakkan flora, ketimbang motif fauna dan geometri. Motif fauna pun masih dibatasi lagi hanya mengenai serangga, unggas, dan kehidupan laut. 
batik malaysia

Indonesia
Motif batik tidak dibatasi, sehingga terciptalah beraneka ragam batik yang ada di nusantara ini, kita harus bangga.
batik indonesia

Peralatan

Malaysia 
Peralatan yang dipakai adalah canting, canting tersebut hanya memiliki 1 jenis saja.

Indonesia
Canting yang dipakai memiliki beragam ukuran dan bentuk, sehingga motif yang tercipta juga lebih beragam.

Pewarna

Malaysia
Baik pewarna alami dan buatan harus diimpor dari negara lain.

Indonesia
Melimpahnya SDA membuat kita tidak harus mengimpor pewarna, pewarna baik yang alami dan buatan tersedia di indonesia. 

Fungsi

Malaysia
Sebagai pakaian sehari-hari.

Indonesia
Sebagai pakaian adat dan pakaian sehari hari. 

Dengan demikian, kita bisa menyimpulkan bahwa kita patut bangga dengan batik Indonesia, baik dari motif, wana, sejarah, fungsinya tetap saja masih jauh lebih baik ketimbang batik malaysia. Jadi tetap lestarikan budaya kita utamanya batik hingga akhir hayat kita!

Terima kasih sudah membaca artikel yang berjudul Batik Malaysia vs. Batik Indonesia, semoga bermanfaat.


BERLANGGANAN ARTIKEL DI SINI

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  • TRANSLATE